‎Tekan Inflasi, Disdag Gelar Pasar Murah di Mulyojati ‎


KOTA METRO, (LI)— Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Perdagangan Kota Metro menggelar operasi pasar dalam rangka stabilisasi harga bahan kebutuhan pokok bertempat di Lapangan Mulyojati 16 c, Metro Barat, Kota Metro, Selasa (25/11/2025).

‎Wakil Walikota Metro M.Rafieq Adi Pradana langsung membuka acara dan turun langsung melayani masyarakat yang berbelanja.

‎Menurut M. Rafieq Adi Pradana mengatakan bahwa, Gelaran Pasar Murah tersebut telah berjalan lancar tanpa kendala. Pelaksanaan pasar murah
‎tahun 2025 ini akan digelar pada bulan Desember nanti yang berlokasi di Metro Timur dan Metro Pusat.

‎“Kita akan mengadakan Inspeksi mendadak (sidak) mendekati Natal dan tahun Baru (Nataru) untuk menjaga harga komoditas barang-barang tersebut,” ucapnya.

‎“Harga Telur 23.500/ kg, Minyak Goreng 13.000/Liter, Gula Putih 13.000 /Kg, Bawang Merah 15.000/kg, Bawang Putih 11.000/ Kg, Cabe Merah 26.000/ Kg, Cabe Rawit 11.000/ Kg, Tepung Terigu 6.000/ Kg, Tepung Sagu 7.000/ Kg, Susu 12.000/Klg, Beras SPHP 57.000/kg,” jelasnya.

‎Lebih lanjut, Rafieq menghimbau agar masyarakat mengikuti pengumuman dari pemerintah terkait keberadaan pasar murah.

‎Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Metro, Syachri Ramadhan mengatakan bahwa, Gelaran
‎pasar murah ini sudah diadakan dalam kurun waktu satu tahun.

‎Menurutnya, Pasar murah sudah menjadi rutinitas yang dilakukan berapa kali, dan sampai Desember nanti tinggal dua kali lagi yaitu di Metro Timur dan Metro Pusat.

“Ini merupakan rangkaian kegiatan rutinitas kita tinggal koordinasi dengan distributor serta Bulog untuk berkolaborasi mengadakan Pasar Murah,” jelasnya.


‎“Keterkaitannya Ini adalah amanah kebijakan dari pemerintah pusat untuk menekan inflasi dengan menjaga stabilitas harga khususnya bahan-bahan pokok yang penting,” imbuhnya.

‎Lanjutnya, Syachri mengatakan bahwa, terkait pasar murah ditujukan untuk masyarakat Kota Metro guna menekan angka inflasi di Bumi Sai Wawai.

‎“Nantinya kita akan melihat tingkat inflasi di Kota Metro, dan kita evaluasi hal apa, ketika inflasi itu masih cukup tinggi kita lihat penyebab bahan pokok yang mana, disitulah nanti akan kita tingkatkan volumenya untuk ketersediaan bahan bahan pokok penting sembako,” tuturnya (JJs)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *