Proyek Pustu Sumberejo Pringsewu Diduga Tak Sesuai Spek, Pondasi Hanya 10 Sentimeter

PRINGSEWU — Proyek pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Pekon Sumberejo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Lampung, diduga tidak sesuai spesifikasi teknis. Temuan ini memunculkan pertanyaan terkait kualitas bangunan yang dikerjakan menggunakan anggaran ratusan juta rupiah dari APBD setempat.

 

Berdasarkan papan proyek, pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh CV. Anugerah Cahaya Mikayla dengan nilai kontrak Rp878.839.000. Kontrak bernomor 000.3.3/KONTRAK/3777/PPK/D.02/2025 itu ditandatangani pada 23 Juli 2025, dengan masa pelaksanaan 90 hari kalender.

 

Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan kedalaman galian pondasi untuk penempatan cakar ayam hanya sekitar 10 sentimeter, dan menggunakan besi polos berdiameter 10 milimeter.

 

Pengawas proyek dari pihak rekanan, Rahmat, beralasan kondisi tanah berbatu di lokasi membuat pondasi tidak perlu digali terlalu dalam.

“Karena lokasinya bebatuan, jadi kedalaman galian hanya kurang lebih 10 cm,” kata Rahmat saat ditemui di lokasi, Rabu (13/8/25).

“Ini kan bukan bangunan tingkat, jadi sudah kuat,” ujarnya.

 

Sejumlah panduan konstruksi menyebut, pondasi cakar ayam pada bangunan publik sebaiknya menggunakan besi diameter minimal 10 milimeter dengan jarak antar tulangan 20 cm. Untuk daya tahan yang lebih optimal, diameter 12 milimeter direkomendasikan, terutama pada bangunan yang memiliki fungsi vital seperti fasilitas kesehatan.

 

Dengan nilai kontrak mendekati Rp900 juta, spesifikasi tersebut memunculkan sorotan terkait pengelolaan anggaran dan pengawasan kualitas pekerjaan. Dalam aturan pengadaan pemerintah, perubahan spesifikasi tanpa adendum resmi dapat dikategorikan pelanggaran kontrak.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu belum memberikan klarifikasi terkait dugaan ketidaksesuaian spesifikasi ini. (Maskur)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *