
METRO, (LI)-– Asisten II Setda Kota Metro, Kusbani, menghadiri Launching Peluncuran Program Warung Zmart yang diinisiasi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Metro bertempat di Jl. Yos Sudarso no.40, Metro Pusat, Kota Metro, Selasa (09/12/2025).
Launching Peluncuran Warung Zmart ini menjadi momentum penguatan program pemberdayaan ekonomi mustahik di tingkat kota.
Peluncuran Warung Zmart tersebut merupakan bagian dari upaya Baznas dalam mendorong peningkatan kapasitas usaha mikro milik mustahik, khususnya warung dan toko kecil di wilayah perkotaan.
Asisten II Setda Kota Metro, Kusbani, menyampaikan bahwa program Zmart dari Baznas menjadi harapan baru bagi upaya pemberdayaan ekonomi umat melalui zakat yang terkelola dengan baik dengan 7 program luar biasa yang diberikan kepada penerima manfaat.

“Hadirnya Baznas dalam membantu masyarakat Kota Metro, diharapkan tidak membuat masyarakat Kota Metro bergantung pada bantuan tetapi harus menjadi tekad untuk menjadi muzakki di masa mendatang,” ujarnya.
Kusbani juga menyampaikan optimisme bahwa dengan program-program pemberdayaan seperti Zmart, tingkat kemiskinan di Kota Metro dapat ditekan hingga target 0,5 persen pada 2026.
“Harapannya angka kemiskinan yang sudah turun ini, di 2026 itu tinggal 0,5% sehingga nanti akan muncul 0,01% tahun, dan tahun depannya bisa 0% berarti sudah Sejahtera semuanya masyarakat kota metro,” ungkapnya.
Menurutnya, capaian itu hanya dapat diraih dengan kepedulian bersama, bukan hanya oleh Baznas, namun seluruh elemen masyarakat.
“Manfaat yang dikaji dari kita semua ini adalah untuk kepentingan umat, bukan untuk kepentingan pribadi dan golongan,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Metro H.Joko Suroso,S.Ag mengatakan bahwa, BAZNAS Kota Metro hari ini melaunching program Zmart.
“Bantuan berupa voucher belanja dengan total masing masing 4 juta rupiah. Kemudian ada bantuan untuk Branding (pengecatan, pendampingan dan segala macam buat plang segala macam nilainya empat juta rupiah . Jadi total nilainya masing masing delapan juta rupiah,” ungkapnya.
Selain itu, BAZNAS Kota Metro sudah mengeluarkan 50 paket bantuan yang diterima masing-masing delapan juta rupiah.
“Jadi yang kita launching hari ini lima puluh warung. Program ini untuk yang pertama kali karna kepengurusan kami baru satu tahun ini Menjabat di Baznas,” tuturnya.
Lebih lanjut, pihaknya kedepannya akan dilakukan evaluasi lagi, bagaimana hasilnya seperti apa kalau memang berhasil nanti kita adakan tindak lanjutnya.
“Misinya ingin mencetak saudagar saudagar baru yang ada di kota Metro,” paparnya.
Ia berharap, dengan dilaunching usaha ini dapat berkembang maju dan pada saatnya menjadi pengusaha pengusaha baru yang ada di Kota Metro.
“Memang masih belum merata masih berada di beberapa kelurahan,dan baru di Kecamatan Metro Pusat, Metro Barat dan Metro Timur dari 50 penerima manfaat tersebut,” tuturnya. (Jjs).